![]() |
Ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kuningan, Cirebon, Majalengka, hingga Indramayu tumpah ruah menghadiri Milad ke-5 Nusantara Gilang Gemilang (NGG) (23/08). |
Kuningan,
wartapolisi.com || Ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kuningan, Cirebon, Majalengka, hingga Indramayu tumpah ruah menghadiri Milad ke-5 Nusantara Gilang Gemilang (NGG) yang digelar di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan (23/08).
Acara ini dihadiri tidak hanya oleh para pelaku UMKM, tetapi juga tokoh-tokoh strategis daerah, seperti Bupati Kuningan, jajaran DPRD Kabupaten Kuningan, Dandim, Kapolres, hingga Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Kuningan.
Acara bertema “UMKM Berdaya, Pesantren Berkarya, Negara Sejahtera” ini menghadirkan atmosfer kolaborasi lintas sektor. Para pelaku UMKM mendapat fasilitas lengkap mulai dari konsumsi (snack dan makan siang), e-sertifikat, pelayanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari DPMPTSP, donor darah bersama PMI, hingga pelayanan sertifikasi halal.
Semua layanan ini dirancang agar UMKM semakin siap naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Spirit “GANAS” untuk UMKM
Salah satu materi inspiratif yang menggema adalah konsep Business Owner Mentality dengan akronim GANAS yang dibawakan Coach Dr. Fahmi. GANAS diartikan sebagai:
Gigih Berjuang
Arahkan Meninggi
Narasikan Kontribusi Besar
Naikan Rasa ‘Sakit’
Selesaikan Setiap Target
Konsep ini mendorong UMKM agar tidak sekadar bertahan, tetapi bermental pemilik bisnis sejati yang fokus pada pertumbuhan, ketahanan, dan pencapaian target.
UMKM Naik Kelas: Syarat dan Tantangan
Dalam sesi seminar, para pembicara menekankan bahwa UMKM yang ingin naik kelas harus memenuhi beberapa syarat kunci, yakni:
1. Naikkan omzet melalui inovasi produk dan perluasan pasar.
2. Amankan finansial dengan tata kelola keuangan yang sehat.
3. Indahkan pelayanan agar pelanggan mendapatkan kepuasan optimal.
4. Kuatkan SDM dengan pelatihan dan peningkatan kompetensi.
5. Kaji kebutuhan pasar dan temukan segmen yang tepat untuk produk.
Dengan strategi ini, UMKM diharapkan mampu lebih profesional sekaligus berdaya saing tinggi.
Kolaborasi dan Jaringan Baru
Selain seminar dan materi penguatan bisnis, acara NGG ke-5 juga menjadi wadah berjaringan. Para pelaku UMKM saling bertukar pengalaman, menjalin kolaborasi, dan menemukan mitra strategis baru. Hadir pula SDM dari Pondok Pesantren Husnul Khotimah yang menunjukkan peran pesantren dalam mendukung kemandirian ekonomi umat.
Tidak hanya itu, TNI-Polri yang memasuki masa purna bhakti turut hadir, memperlihatkan sinergi lintas profesi dalam mendukung ekosistem UMKM.
Harapan Pemerintah Daerah
Bupati Kuningan dalam sambutannya menyatakan bahwa keberadaan NGG adalah bukti nyata semangat kemandirian ekonomi daerah. “UMKM bukan hanya tulang punggung ekonomi, tapi juga benteng kemandirian bangsa. Dengan semangat GANAS, kita dorong UMKM Kuningan dan sekitarnya untuk terus tumbuh dan berkontribusi,” ujarnya.
Sementara itu, apresiasi juga datang dari Dinas Koperasi Kabupaten Kuningan yang menegaskan komitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan bagi UMKM.
Dengan kehadiran lebih dari 1.000 peserta, rangkaian kegiatan Nusantara Gilang Gemilang ke-5 membuktikan bahwa kolaborasi antara UMKM, pemerintah, pesantren, serta institusi TNI-Polri dapat menciptakan energi besar untuk membangun kedaulatan ekonomi.
Melalui semangat GANAS dan syarat UMKM naik kelas yang terstruktur, diharapkan lahir wirausaha tangguh yang mampu membawa produk lokal menembus pasar global. (*Red)
Posting Komentar